December, 2018

BMKG Prediksi DKI Jakarta Berawan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di DKI Jakarta akan berawan sepanjang hari.

Dikutip dari laman BMKG, Rabu 26 Desember 2018, pada pagi hari hingga malam hari awan akan menyelimuti hampir seluruh wilayah Jakarta. Hanya wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Utara yang akan terjadi hujan dengan intensitas ringan pada pagi hari.

Dengan kondisi tersebut BMKG memperingatkan dan mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi angin kencang pada siang hingga malam hari.

“Waspada potensi angin kencang di wilayah DKI Jakarta pada siang hingga malam hari,” bunyi peringatan BMKG tersebut.

BMKG juga memperkirakan suhu akan berada di rentang 23-31 derajat celcius dan kelembapan berada di 80-100 persen.

Untuk wilayah sekitar DKI Jakarta yakni Anyer dan Merak, BMKG memprediksi terjadi hujan lokal pada pagi hari dan berawan pada siang hari. Sedangkan wilayah Carita dan Pandeglang, BMKG memprediksi cuaca berawan sepanjang hari.

Kesemrawutan Trotoar Stasiun Pasar Minggu

Pedagang kaki lima (PKL) ‘mengusai’ trotoar di sekitar Stasiun Pasar Minggu. Mereka menjadikan trotoar sebagai lapak dagangannya.

Berbagai macam dagangan dijajaki para PKL. Misalnya, makanan dan minuman serta aksesoris telepon genggam.

PKL ini menggangu para pejalan kaki di sekitar Stasiun Pasar Minggu. Pasalnya, lapak dagangan mereka membuat akses pejalan kaki menyempit.

Salah seorang penjual sapu Nendi mengaku nekat berdagang di atas trotoar untuk meraih penghasilan lebih. Sebab, barang dagangannya lebih laku saat dijajaki di trotoar Stasiun Pasar Minggu, ketimbang di lokasi lain.

“Saya jualan di pasar enggak laku, jadi saya lebih milih jualan di sini, meski harus kena semprit petugas,” ujar Nendi

Mamad, seorang penjual gorengan dan kopi mengaku dagangannya lebih laris saat dijajaki di trotoar Stasiun Pasar Minggu. Dia pun tak khawatir bila dagangannya terkena penertiban Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Di sini, ramai terus banyak yang beli, kalau ada razia yang tidak apa-apa, minggir dulu sementara,” ucap Mamad.

Satpol PP sempat menertibkan para PKL. Beberapa PKL langsung menutup lapak mereka.

Namun, penutupan lapak ini tak diikuti oleh semua PKL. Masih ada beberapa PKL yang nakal dengan tetap menjajaki dagangannya di sekitar trotoar.

Satpol PP membiarkan para PKL itu berdagang. Petugas hanya mengawasi para PKL yang masih membuka lapaknya.

Kesemrawutan itu tak hanya disebabkan PKL. Para ojek pangkalan dan ojek online juga membuat akses pejalan kaki terganggu. Pasalnya, mereka memarkir kendaraannya di atas dan sekitar trotoar.

Satu unit mobil derek milik Dinas Perhubungan bersiaga di sekitar Stasiun Pasar Minggu. Namun, petugas Dishub hanya mengamati tanpa mengambil aksi sapu bersih.

DPRD DKI Desak Pembangunan Pusat Kuliner Pluit Dihentikan

Jakarta: DPRD DKI Jakarta mendesak PT. Jakarta Propertindo (Jakpro) menghentikan pembangunan pusat kuliner yang berlokasi di Karang Indah, Pluit, Jakarta Utara. Pasalnya, lahan yang menjadi objek pembangunan Jakpro berstatus zona hijau. 

Sekertaris Fraksi Partai Hanura DPRD DKI Jakarta, Veri Yonnevil mengatakan, proyek pembangunan itu telah menyalahi aturan. Apalagi, DPRD DKI belum pernah membahas Rencana Umum Tata Ruang (RUTR) soal perubahan peruntukan lahan seluas 4 hektare itu.

“Karena itu harus dihentikan, karena ini sudah menyalahi aturan,” ujar Veri saat meninjau lokasi, Rabu, 12 Desember 2018.

Sekertaris Komisi E DPRD DKI itu menduga telah terjadi kongkalikong dalam proses pemberian izin pembangunan. Ia pun penasaran siapa yang menekan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Yang jadi pertanyaan saya, siapa yang melakukan penekanan terhadap gubernur sehingga gubernur berani mengeluarkan izin terhadap jalur hijau ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Gembong Warsono menyampaikan, inspeksi dilakukan berawal dari aduan warga ke DPRD DKI. Ketika itu warga dari tiga rukun warga (RW) mengeluhkan pelaksanaan pembangunan tanpa musyawarah.

“Kita saksikan ke lapangan, emang apa yang menjadi keluhan warga benar adanya,” ungkapnya.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta itu menyampaikan, pembangunan tersebut akan menimbulkan kesemrawutan. Ia juga khawatir kawasan di sana akan tambah kumuh.

“Yang pasti akan menciptakan kekumuhan, kesemrawutan dan sebagainya. Itu yang dikhawatirkan oleh masyarakat. Sementara temen-temen bisa lihat di sekitar sini kan sudah ada kuliner dan sebagainya,” ucap Gembong.

Pemprov DKI Jakarta diminta meninjau ulang terkait perubahan rencana pemanfaatan lahan dari RTH ke pusat kuliner. Pasalnya perizinan yang seharusnya untuk kepentingan warga berubah menjadi komersil.

Jakpro mengklaim telah mengantongi izin pembangunan pusat kuliner di Pluit, Jakarta Utara. Izin itu dikeluarkan langsing oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) DKI Jakarta.

Namun, Direktur PT. Jakarta Utilitas Propertindo (JUP) Ario Pramadhi mengaku tak tahu proses penerbitan izin tersebut. Pasalnya, Ario baru saja dipindahkan dari PT Jakarta Infrastruktur ke PT JUP. PT JUP merupakan anak usaha dari PT Jakpro.

“Tapi kebetulan saya juga dsini ditempatkan baru. Sebelumnya saya di Jakarta infrastruktur,” kata Ario di kawasan Pluit, Jakarta Utara, Rabu 12 Desember 2018.

Terkait desakkan DPRD DKI agar Jakpro menghentikan pembangunan pusat kuliner itu, Ario menyampaikan pihaknya akan terbuka dengan rekomendasi DPRD DKI untuk menghentikan pengerjaan pembangunan untuk sementara waktu. 
“Kalau mesti ada perubahan kami akan terbuka untuk berdiskusi,” tandasnya.

(DMR)

Anies Geram Jakarta Disebut Kota Intoleran

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan geram dengan hasil riset Setara Institute. Sebab, dalam riset itu disebut bahwa Jakarta sebagai kota dengan toleransi terendah.

“Saya ingin baca nanti studinya, studi apapun kita harus baca supaya kita mengetahui,” kata Anies ditemui di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu, 8 Desember 2018.

Aniesm meminta Setara Institute membuka instrumen penelitiannya. Menurutnya, instrumen dalam penelitian bisa menjerumuskan hasil riset yang diinginkan.

“Apakah ada pertanyaan yang bias atau tidak, apakah semua pertanyaan objektif atau tidak, karena bisa saja pertanyaan itu disusun untuk mendapatkan jawaban tertentu,” ujar Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini bakal mengundang pihak Setara Institute untuk memahami lebih jauh hasil yang telah dirilis itu. Namun, Anies juga enggan menyebut kalau hasil riset tersebut tidak benar IDN Poker.

“Jangan disimpulkan hasil survei tidak sesuai, saya akan pelajari tapi saya undang ahli statistik dan saya undang setara buka (instrumen penelitian),” pungkas Anies.

Setara Institute mengukur soal promosi dan praktek toleransi di 94 kota di Indonesia sepanjang 2018. Dalam Laporan Indeks Kota Toleran (IKT) Tahun 2018 itu disebutkan, DKI Jakarta dan wilayah sekitarnya, masuk daftar 10 kota dengan skor toleransi terendah.

Anies Siapkan 311 Lokasi Nobar Persija

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengajak masyarakat untuk menonton bersama (nobar) laga Persija vs Mitra Kukar. Ratusan titik lokasi nobar telah disiapkan Pemprov.

“Warga nonton bareng karena tiketnya dalam hitungan menit sudah habis, ada 311 lokasi di DKI untuk nobar,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ditemui di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu, 8 Desember 2018.

Anies menjelaskan 311 lokasi itu tersebar di sejumlah kelurahan dan kecamatan di ibu kota. Layar lebar disiapkan disiapkan disetiap lokasi nobar.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu memastikan tak ada pengamanan khusus saat digelarnya nobar tersebut. “Pengamananya hanya dengan Satpol PP, tak ada jumlah dan tidak bisa diprediksi sekarang,” kata Anies.

Persija Jakarta akan menghadapi Mitra Kukar dalam laga terakhir Liga 1 2018, Minggu, 9 Desember 2018 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta. Persija selangkah lagi untuk menjadi juara Liga 1 2018 setelah 17 tahun puasa gelar.